Sabtu, 29 Juni 2013

BAB I



1.1  Latar Belakang

Industri keuangan merupakan salah satu industri yang sangat diminati oleh publik selain industri pertambangan. Macam macam dari industri keuangan terdiri dari perbankan, pegadaian, dan lembaga pembiayaan seperti leasing. Industri perbankan merupakan pilar utama dalam kategori industri keuangan. Hal ini dikarenakan kegiatan perekonomian suatu negara tidak pernah terlepas dari lalu lintas pembayaran, di mana industri perbankan memegang peranan yang sangat strategis. Dalam industri keuangan terbagi menjadi dua yaitu lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank.

Perum Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berstatus Perum (Perusahaan Umum) merupakan salah satu lembaga keuangan bukan bank yang bergerak dalam bidang penyaluran dana atas dasar hukum gadai. Selain itu pegadaian memberikan jasa-jasa penitipan barang berharga, jasa taksiran, serta memiliki took yaitu galeri 24. Adapun yang dimaksud dengan gadai adalah suatu hak yang diperoleh kreditur atas suatu barang bergerak yang diserahkan kepadanya oleh debitur atau oleh kuasanya, sebagai jaminan atas utangnya dan yang memberi wewenang kepada kreditur untuk mengambil pelunasan piutangnya dari barang itu dengan mendahului kreditur – kreditur lain.
Layanan yang telah dilakukan oleh pegadaian seperti Kredit Cepat Aman (KCA), Kredit Cepat Aman adalah kredit berdasarkan hukum gadai dengan prosedur pelayanan yang mudah, aman, dan cepat. Barang jaminan yang menjadi agunan meliputi perhiasan emas/permata, kendaraan bermotor, elektronik, kain dan alat rumah tangga lainnya. Selanjutnya ada layanan pegadaian jasa titipan. Jasa titipan adalah pemberian pelayanan kepada masyarakat yang ingin menitipkan barang-barang atau surat berharga yang dimiliki terutama bagi orang-orang yang akan pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama, misalnya menunaikan ibadah haji, pergi keluar kota atau mahasiswa yang sedang berlibur. Ada pula jasa taksiran yaitu pemberian pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengetahui seberapa besar nilai sesungguhnya dari barang yang dimiliki seperti emas, berlian, batu permata, dan lain-lain.selain itu ada pula pegadaian kucica (kirim uang cara instan, cepat dan aman) dan pegadaian mulia (murabahah logam mulia untuk investasi abadi).
Saat ini nasabah pegadaian berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Jumlah nasabah semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini menunjukkan bahwa pegadaian sudah diterima masyarakat dengan baik. Kegiatan usaha pegadaian adalah jasa gadai (Keredit Cepat Aman = KCA), jasa taksiran, jasa titipan, galeri 24, koin emas ONH. Dari berbagai kegiatan usaha tersebut jasa KCA adalah jasa yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan pinjaman dana khususnya untuk kalangan bawah dan menengah. Prosedur yang mudah dan cepat ternyata menjadi salah satu pendorong masyarakat memilih pegadaian sebagai alternatif lain untuk mendapatkan pinjaman dana. Untuk mendapatkan pinjaman dana, nasabah (debitur) hanya menyerahkan harta bergerak atas hukum gadai sebagai jaminan sekaligus memberi kuasa kepada pegadaian untuk menjual jaminan tersebut jika setelah jatuh tempo nasabah tidak mampu melunasi pinjaman pokok dan bunga, apabila ada kelebihan maka pihak pegadaian akan mengembalikan ke nasabah. Pegadaian dituntut untuk menunjukkan kinerja perusahaan dan keuangan yang baik untuk periode selanjutnya, sehingga lebih dapat dipercaya oleh masyarakat.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam penyaluran kredit, pegadaian tentunya mempunyai kelemahan seperti sewa modal pegadaian relatif lebih tinggi dari tingkat suku bunga perbankan, harus ada jaminan berupa barang bergerak yang mempunyai nilai, barang bergerak yang digadaikan harus diserahkan ke pegadaian sehingga barang tersebut tidak dapat dimanfaatkan selama digadaikan, dan Jumlah kredit gadai yang dapat diberikan masih terbatas.

Selama ini Perum Pegadaian dapat dikatan sebagai pemain tunggal di bidang usaha kredit gadai, namun kini kondisi tersebut berubah karena pemerintah sudah mengizinkan lembaga keuangan lain untuk membuka usaha yang sama. Misalnya, Bank Umum, dan  Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Untuk mempertahankan atau meningkatkan kemampuan dalam bersaing, Perum Pegadaian harus mampu memberikan atau menyediakan jasa (pelayanan) yang cepat, menciptakan kepuasan dan loyalitas nasabahnya.Untuk menjawab tantangan ini, Perum Pegadaian telat menerapkan pelayanan nasabah dengan motto “mangatasi masalah tanpa masalah” yaitu setiap konsumen atau nasabah yang membutuhkan uang dapat diatasi masalahnya dengan kredit gadai melalui proses pelayanan yang mudah, tepat waktu, dan cepat. Dengan pelayanan seperti ini diharapkan konsumen atau nasabah mendapatkan layanan yang berkualitas.
Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan nasabah pada perum pegadaian”.

1.2  Rumusan dan Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah penelitiannya itu sebagai berikut :
1.      Apakah faktor kualitas pelayanan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan konsumen pada perum pegadaian
2.      Apakah faktor empati  berpengaruh terhadap tingkat kepuasan konsumen pada perum pegadaian
3.      Apakah faktor harga berpengaruh terhadap tingkat kepuasan konsumen pada perum pegadaian
Batasan masalah dalam penulisan ilmiah ini adalah variabel layanan, tempat dan fasilitas serta keyakinan terhadap kepuasan nasabah.

1.3  Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor kualitas pelayanan, empati, dan harga mempengaruhi tingkat kepuasan nasabah pada perum pegadaian.

1.4  Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian adalah sebagai berikut:
1.      Bagi Penulis
penelitian ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan penulis mengenai perum pegadaian dan mengenai kepuasan konsumen serta dapat menerapkan ilmu- ilmu di bangku kuliah.
2.      Bagi Pembaca
Diharapkan bisa menjadi bahan informasi untuk menambah ilmu-ilmu tentang pegadaian dalam hal kualitas pelayanan dan faktor apa saja yang mempengaruhinya.
3.      Bagi Perusahaan
Diharapkan bisa memberi masukan dalam mengembangkan usahanya dan membantu dalam mengembangkan strategi untuk menghadapi persaingan.


1.5  Metode Penelitian

1.5.1        Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penulisan ilmiah ini adalah nasabah dari perum pegadaian

1.5.2        Data / Variabel
1.5.2.1  Data penelitian
Data yang digunakan dalam penelitian ini :
a.       Data primer adalah suatu data yang diperoleh penulis dengan cara observasi baik berupa kuisioner maupun wawancara secara langsung sesuai dengan kebutuhan di dalam penelitian ini.
b.      Data sekunder adalah data pendukung yang dipergunakan pada penulisan ilmiah ini.
1.5.2.2 Variabel penelitian
Variabel dari penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut:
X1 : Kualitas Pelayanan
X2 : Empati
X3 : Harga
Y  : Kepuasan konsumen

1.5.3        Metode pengumpulan data
Ada beberapa metode pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data-data informasi yang dibutuhkan dalam penulisan ilmiah ini antara lain:


1.      Kuisioner
Untuk memperoleh data primer maka metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, yaitu dengan cara menyusun beberapa pertanyaan kemudian memberikannya kepada para responden untuk kemudian diiisi sesuai dengan harapan para pesponden. Adapun kategori yang digunakan peneliti adalah :
a.       Sangat setuju dengan bobot 5
b.      Setuju dengan bobot 4
c.       Ragu ragu dengan bobot 3
d.      Tidak setuju dengan bobot 2
e.       Sangat tidak setuju dengan bobot 1


2.      Studi Pustaka
Yaitu menggali teori-teori yang berkembang dalam bidang ilmu yang berkepentingan dan relevan dengan topik penelitian.

1.5.4        Hipotesis
Hipotesis dalam penelitian ilmiah ini adalah:
Ho : -Faktor kualitas pelayanan tidak mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum    pegadaian
-Faktor empati tidak mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum                                                      pegadaian
-Faktor harga tidak mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum pegadaian

Ha : -Faktor kualitas pelayanan mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum            pegadaian
-Faktor empati mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum                                                 pegadaian
-Faktor harga mempengaruhi kepuasan nasabah pada perum pegadaian

1.5.5 Alat analisis yang digunakan
Penulis mengolah data dalam penulisan ilmiah ini melakukan analisa sebagai berikut:
 Metode Regresi Berganda
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini dalah Analisis regresi linier berganda bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan (X1), Empati  (X2), dan  Harga (X3) terhadap kepuasan konsumen. Persamaan regresi yang diharapkan dalam penelitian ini adalah
Y=a+b1x1+b2x2+b3x3+ e
            Dimana :
            y        = Kepuasan Konsumen
            a         = Konstanta
            b1..b3 = Koefisien regresi X1…X3
            X1      = Kualitas Pelayanan
            X2      = Empati
            X3     = Harga
            E       = error / variable pengganggu


Jumat, 28 Juni 2013

Piala Super Italia Digelar di Roma

Piala Super Italia 2013 dipastikan akan diselenggarakan di stadion Olimpico, Roma. Meski begitu, permasalahan pembagian hadiah masih menjadi perdebatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, laga 'pembuka musim' antara juara Serie A Juventus kontra pemenang Coppa Italia Lazio disepakati digelar pada 18 Agustus mendatang. Namun, terjadi perdebatan mengenai venue yang akan digunakan.

Lazio meminta agar laga dihelat di Beijing pada awal bulan Agustus. Keinginan itu timbul karena Lega Calcio masih terikat kontrak untuk menghelat satu partai lagi Beijing sebelum tahun 2016. Jika laga nanti dilangsungkan di sana maka 'Biancocelesti' dipastikan mendapatkan setengah porsi uang hadiah.

Juve keberatan dengan keinginan Lazio tersebut karena risau waktu penyelenggaran Piala Super Italia itu akan bentrok dengan jadwal pramusim 'Bianconeri' di Amerika Serikat.

Kini setelah mendapat keputusan mengenai venue didapat, muncul masalah lain mengenai pembagian pendapatan pertandingan.

Lazio menginginkan bagian yang lebih besar sebagai konsekuensi dari 1,5 juta euro yang didapat ketika bermain di China. Demikian diwartakan Football Italia.

Italia Kalah Mental dari Spanyol

Sama-sama punya banyak peluang dan bisa bertahan hingga adu penalti, namun akhirnya Spanyol-lah yang melaju ke final. Memang Italia kalah dalam sisi mental dari La Furia Roja.

Dalam laga semifinal Piala Konfederasi 2013 di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (28/6/2013) dinihari WIB, Italia tanpa diduga meladeni permainan menyerang Spanyol. Statistik Soccernet memperlihatkan Spanyol memang punya 19 tembakan dengan lima on goal serta memegang 54 persen penguasaan bola.

Namun Azzurri pun mampu merepotkan Spanyol dengan 13 tembakan dan enam on goal alias satu lebih banyak dibanding yang mengarah ke gawang Gianluigi. Melewati 120 menit laga, akhirnya pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Satu per satu algojo Spanyol dan Italia sukses menunaikan tugasnya hingga eksekutor ketujuh Italia, Leonardo Bonucci, membuang kesempatan setelah tembakannya melayang jauh di atas mistar. Sebelum menenandang, Bonucci disebut-sebut tak melihat wajah Iker Casillas secara langsung, entah gugup atau memang itu taktik dari bek Juventus itu.

Spanyol akhirnya menantang Brasil di final akhir pekan ini setelah Jesus Navas sukses menyarangkan bola di pojok kanan jala Buffon. 'Matador' menang 7-6 dan Navas pun meluapkan kegembiraannya.

"Saya sangat yakin pada diri sendiri dan juga tim. Saat itu saya tidak memikirkan apapun karena saya tahu apa misi saya saat itu. Dan beruntung saya mampu melakukannya," ujar Navas seperti dilansi situs FIFA.

"Kami kuat secara mental dan itulah yang membuat perbedaan," sambungnya.

Keunggulan mental memang dimiliki Spanyol yang sepanjang pertandingan mampu bertahan dari gelombang serangan Italia yang kerap membahayakan jala Casillas. Apalagi pasukan Cesare Prandelli itu punya misi "balas dendam" terkait kekalahan telak di final Piala Eropa lalu.

Apa Kelebihan Tol Atas Laut di Bali?

Kondisi jalan di Bali sangat padat dengan kendaraan, berkendara dari Tanjung Benoa hingga ke Nusa Dua bisa menghabiskan waktu sampai 1,5 jam. Rampungnya tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa yang sebentar lagi diresmikan, maka waktu tempuh dua kawasan itu hanya 15 menit.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Hubungan Masyarakat PT Jasa Marga Tbk, Wasta Gunadi saat ditemui di BUMN Innovation Awards, Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta, Jumat (28/6/2013).

"Nusa Dua saat ini dari jalan bypass yang ada, macetnya luar biasa. Dari Benoa ke Nusa Dua bisa sampai 1,5 jam, dengan ada jalan tol ini hanya 15 menit," kata Wasta.

Wasta menambahkan selain itu, keunggulan dari jalan tol ini adalah pemandangan di sekelilingnya. Dengan konstruksi di atas laut, maka pengendara saat melintas di tol ini bia melihat hamparan laut Bali yang indah dan hutan mangrove yang hijau royo.

"Kanan kiri itu laut, dan ada pelabuhan juga," lanjutnya.

Ia memastikan pada tanggal 6 Juli 2013 nanti, jalan tol sepanjang 12,7 Km dibuka untuk umum. Namun hanya pejalan kaki dan masyarakat yang bersepeda.

"Kalau 6 juli ada di Bali, kita akan selenggarakan jalan santai dan fun bike. Karena jalan tolnya sudah 100% selesai," katanya.

sumber : http://finance.detik.com/read/2013/06/28/150037/2287200/4/apa-kelebihan-tol-atas-laut-di-bali?f9911013

LAPORAN

Pengertian Laporan
 Suatu bentuk penyampaian berita,keterangan,pemberitahuan ataupun pertanggungjawaban baik secara lisan maupun secara tertulis dari bawahan kepada atasan sesuai dengan hubungan wewenang dan tanggung jawab yang ada diantara mereka
Macam – Macam dari Laporan
a)     Laporan Berdasarkan Sarana Pengungkapan
b)     Laporan berdasarkan periode
c)     Laporan statistic
d)     Laporan Berdasarkan Reristiwa
e)     Berdasarkan kesempurnaan
f)      Laporan mingguan
g)     Laporan Berbentuk Memorandum
h)     Laporan cara komunikasi
3.     Ciri ciri Laporan :
a)     Ringkas, laporan disajikan sebaik mungkin dan sedikit tapi jelas.
b)     Lengkap, laporan berisi secara terperinci dan jelas.
c)     Logis, laporan isinya mudah di mengerti
d)     Sitematis, laporan berisi rincian yang pasti dan akurat.
   Contoh Laporan
a)     Nama kegiatan                        : Kegiatan Buka Puasa Bersama
b)     Tujuan Kegiatan                     : Menjalin Silahturahmi
c)     Waktu kegiatan                      : Senin16 Agusrtus 2013
d)     Tempat kegiatan                     : Di Desa Bojong dan lingkungan warga
e)     Peserta kegiatan                     :  warga sekitar
f)     Jadwal Kegiatan                     : Pkl 17.00 s/d selesai 
   Sekertaris                                                                                           Ketua Panitia
(                         )                                                                               (                      )       


Sumber : http://www.slideshare.net/iyankess/jenis-laporan

METODE ILMIAH

Metode Ilmiah
     1.     Pengertian Metode Ilmiah
Metode ilmiah adalah suatu penelitian yang dilakukan berdasarkan fakta yang sudah ada dilapangan atau tempat atau objek yang akan kita teliti.

   Langkah – Langkah Penulisan Dalam Metode Ilmiah :
  1. Tahap Persiapan
1.      Pemilihan masalah / topik, mempertimbangkan
2.      Pembatasan topik/penentuan judul
3.      Pembuatan kerangka karangan (outline)
     B.    Tahap Pengumpulan Data
1   .      Pencarian keterangan dari bahan bacaan / referensi.
2   .      Pengumpulan keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui masalah.
3   .      Pengamatan langsung (observasi) ke obyek yang akan diteliti.
4   .      Percobaan di laboratorium / pengujian di lapangan.
  1. Pemecahan masalah
          D.    Tahap Pengorganisasian & pengonsepan
1 . Pengelompokan bahan, untuk memgorganisasikan bagian mana yang didahulukan dan mana yang termasuk bagian terakhir. Data yang sudah terkumpul diseleksi dan dikelompokan sesuai jenis , sifat atau bentuk.
2 .  Pengonsepan karya ilmiah dilakukan sesuai dengan urutan dalam kerangka karangan yang telah ditetapkan.
E  .     Pemeriksaan / Penyuntingan konsep (editing)
  1. Penyajian.
  2.  Kesimpulan
  3. Berikan studi-studi sebelumnya yang pernah dikerjakan yang berhubungan dengan masalah
  4. Keterampilan yang diperlukan dalam menulis ilmiah
  5. Hal penting dalam penulisan ilmiah
   3. Tujuan Metode Ilmiah
  Metode ilmiah mempunyai tujuan yaitu untuk mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.
Karakteristik Metode Ilmiah :
    · Bersifat kritis, analistis, artinya metode menunjukan adanya proses yang tepat untuk mengindentifikasi masalah dan menentukan metode untuk pemecahan masalah.
    · Bersifat logis, artinya dapat memberikan argumentasi ilmiah. Kesimpulan yang dibuat secara rasional berdasarkan bukti-bukti yang tersedia.
     · Bersifat obyektuf, artinya dapat diconth oleh ilmuan lain dala studi yang sama dengan kondisi yang sama pula.
    · Bersifat konseptual , artinya proses penelitian dijalankan dengan pengembangan konsep dan teori agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.
     
      sumber : http://unywahyuni.blogspot.com/2011/03/tahapan-dalam-menulis-metode-ilmiah.html
 
s

Minggu, 28 April 2013

Karangan Non ilmiah

1)     Pengertian Karangan Non Ilmiah
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).
2)     Macam-macam Karangan Non Ilmiah
a)     Cerpen
b)     Dongeng
c)     Roman
d)     Novel
e)     Drama
3)     Ciri Karangan Non Ilmiah
a)     Emotif
b)     Persuatif
c)     Deskriptif Subjektif
d)     Kritik tanpa dukungan bukti
4)     Perbedaan Karangan Ilmiah dan Non Ilmiah
Pertama
Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau empiri.
Kedua
Karya ilmiah bersifat metodis dan sistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan strategi.
Ketiga
Dalam pembahasannya, tulisan ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya ilmiah.
 
Biografi Bambang Pamungkas
 
Bambang Pamungkas
Tanggal lahir : 10 Juni 1980
Lahir di : Getas, Semarang, Jawa Tengah, INA
Zodiac : Gemini
Terkenal sejak tergabung di Persija Jakarta (1999)
  Bambang Pamungkas adalah pesepakbola Indonesia yang lahir di Getas, Semarang, 10 Juni 1980. Bambang Pamungkas yang akrab disapa Bepe, merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara pasangan H. Misranto dan Hj. Suriptinah. Bepe menikah dengan Tribuana Tungga Dewi dan telah dikaruniai tiga anak, Salsa Alicia, Jane Abel dan Syaura Abana.

Sejak kecil, pemain yang membela skuad Persija Jakarta dengan nomor punggung 20 ini sudah menggeluti sepak bola. Bepe kecil tergabung di beberapa klub lokal sejak ia berusia delapan tahun, seperti di SSB Getas (1988-1989), SSB Ungaran Serasi (1989-1993) dan Klub Diklat Salatiga (1996-1999). Bepe beraksi di rumput hijau tingkat internasional pertama kali sebagai pemain timnas U-19 di turnamen Piala Asia. Ketika itu Bepe berhasil mengantongi gelar "Top Scorer" dengan mencetak tujuh gol selama turnamen berlangsung. Prestasi yang ditorehkannya tersebut memberinya modal untuk mencoba seleksi pemain Persija pada 1999 dan ia pun lolos.

Bepe kembali membela timnas di pertandingan persahabatan melawan Lituania. Pria yang memiliki hobi memasak dan kuliner ini mampu mencetak gol di pertandingan tersebut, sehingga pertandingan berakhir dengan hasil seri, 2-2. Melihat kemampuan yang dimiliki bapak dari tiga anak ini, klub-klub Eropa seperti Roda JC Kerkrade Belanda, FC Koeln Jerman dan Borussia Moncengladbach Jerman, tertarik menawarinya masa percobaan.

Namun akhirnya, pilihan Bepe jatuh pada klub divisi tiga Belanda, EHC Norad. Bepe tak memperpanjang masa kontraknya di negara kincir angin tersebut karena gagal beradaptasi dengan cuaca. Pria yang ketika kecil mengidolakan Maradona ini pulang ke Indonesia setelah membela EHC Norad selama empat bulan.

Bepe, yang gemar mendengarkan musik R&B sebelum bertanding, kembali mengenakan seragam Persija pada 2000-2004. Musim baru di awal 2005, Bepe memutuskan untuk merumput di negeri tetangga, Malaysia, dengan membela klub Selangor FC. Di sana, Bepe sukses menyarangkan gol di pertandingan pertama ia diturunkan, yaitu partai Selangor FC melawan Malaka FC. Ia pun berhasil membawa Selangor FC memenangkan Piala FA Malaysia, Piala Malaysia dan Liga Utama Malaysia. Selama karirnya di negeri jiran itu, Bepe sukses menyarangkan 63 gol di seluruh kompetisi resmi.

Kecintaannya pada Persija, membuat Bepe mengakhiri dua tahun karir emasnya di Malaysia dan kembali ke Indonesia. Ia kemudian mengenakan seragam Persija bernomor punggung 20 kebanggaannya dan membela klub itu lagi hingga saat ini.

Berbagai prestasi telah sukses ia torehkan, baik di Liga Indonesia, Indonesia Super League, hingga kompetisi internasional seperti Piala Suzuki AFF 2010 dan Kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014. Bepe bahkan dinobatkan sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak dan top skorer Indonesia dengan 77 penampilan dan 36 gol versi FIFA kategori A.

Sumber : http://ami26chan.wordpress.com/2011/03/08/karya-non-ilmiah/
               http://www.wowkeren.com/seleb/bambang_pamungkas/bio.html